Pages

Senin, 31 Agustus 2020

HUBUNGAN ANTARA CINTA FITRI DENGAN AQIQAH KARAWANG

Detik jam menunjukkan pukul 19.00 WIB, setelah merapikan sajadah dan sarung dari musholla di kamar belakang, aku pun langsung menuju ruang tamu. Rencana menyaksikan acara televisi terbaru di televisi hancur seketika. Saat mataku tertuju pada remote televisi yang berwarna hitam sudah berada di tangan istriku.

“Aarghh!” Jeritku keras dalam hati

“Sayang, pinjam remotenya dong” Ucapku
“Buat apa?” Tanya istriku
“Aku mau nonton film kartun” Jawabku pelan ketakutan
“Gak ah! Aku kan mau nonton sinetron” Jawab Istriku tegas

Hmm... sudah kuduga itulah jawaban yang akan keluar dari mulutnya.
Ini kesalahanku karena kurang gesit untuk mengamankan remote televisi dari tangannya.

Ya seperti kita semua tahu, kaum ibu-ibu sangat menyukai tontonan televisi yang bernama Sinetron. Pihak televisi pun pandai sekali dalam membaca karakter kejiwaan seorang wanita khususnya emak-emak, sehingga memanfaatkannya dengan meletakan sinetron andalannya pada waktu Prime Time di stasiun televisinya.


Ingatkah kalian dengan sinetron yang sangat fenomenal di Indonesia? Kalau kalian menjawab Tersanjung, hmm bisa jadi. Tapi bukan sinetron itu yang ingin aku bahas kali ini. Pada kesempatan ini aku ingin menuliskan tentang sinetron Cinta Fitri. Ya! Sinetron Cinta Fitri juga termasuk sinetron fenomenal dan memorable di kala itu.

Sinetron ini menceritakan tentang kekuatan cinta antara Fitri yang diperankan oleh Shireen Sungkar dan Farrel yang diperankan oleh Teuku Wisnu. Fitri, gadis asal Wonogiri yang pergi merantau ke Jakarta untuk bertemu keluarga Firman, calon suaminya. Namun alangkah syoknya dia ketika sampai di Jakarta, bukan pernikahan yang ia temui, melainkan pemakaman Firman. Beberapa hari setelah pemakaman Firman, barulah Fitri bertemu dengan Farrel yang nantinya akan menjadi suaminya.

Singkat cerita, Fitri dan Farrel menikah. Hal ini membuat mantan pacar Farrel, Mischa (Dinda Kanyadewi) sangat iri dengan Fitri dan selalu berusaha untuk merusak kebahagiaan mereka berdua. Mischa yang terobsesi untuk memiliki seluruh harta keluarga Hutama pun melakukan ratusan rencana untuk bisa menghancurkan keluarga bahagia itu. Satu per satu konflik dan intrik membumbui sinetron ini dari season satu hingga tujuh, seperti kesetiaan, percintaan, perselingkuhan, dan tentu saja bukan drama Indonesia kalau belum dibumbui dengan adegan-adegan wajib seperti sakit keras, kecelakaan, lalu amnesia.

Pasti kalian mengira, memangnya ada yang menonton sinetron dengan cerita aneh seperti itu. Eits! Tidak mungkin jika sinetron tersebut tidak laku tapi pihak rumah produksi membuatnya hingga 7 season. Wow! Luar biasa sekali bukan?

Ya itulah yang disebut The Power of Emak-Emak. Selama para kaum Ibu tetap menyukai cerita semacam Cinta Fitri, maka sinetron-sinetron dengan cerita serupa akan terus bermunculan dan meraup banyak pundi-pundi uang.

Saya masih ingat salah satu karakter kesukaan ibu saya di sinetron Cinta Fitri adalah Aldo yang diperankan oleh Adly Fairuz. Bahkan Adly Fairuz dan Shireen Sungkar menjalin cinta lokasi di luar syuting sinetron ini, ups! Kok malah jadi ngegosip hehe...

Alhamdulillah Shireen Sungkar kini sudah bahagia dan menikah dengan Teuku Wisnu. Kembali lagi dengan Adly Fairuz, lama tidak terdengar kabarnya, dengar-dengar Adly Fairuz direkomendasikan DPP PDIP menjadi bakal calon wakil bupati Karawang mendampingi Yessy Karya Lianti. Memang sudah banyak artis yang memasuki dunia kanca politik.

Adly yang juga cucu Wakil Presiden Ma’ruf Amin ini juga pernah gagal dalam kontestasi pemilihan calon legislatif (caleg) Dapil 1 Jawa Tengah 2019 lalu. Dia juga kembali gagal mencalonkan diri menjadi calon bupati Bandung Barat melalui jalur perseorangan. Adly bisa maju dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Karawang setelah mengantongi surat rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri.



Teringat Karawang teringat juga dengan Aqiqah Karawang NurulHayat, Aqiqah terbaik pilihan para artis ini, melebarkan sayap hingga ke kota Karawang juga loh. Jadi jika kamu ingin mencari Aqiqah Murah Karawang, silakan kunjungi kantornya yang beralamat Jl. Arief Rahman Hakim No.17, Kel, Karawang Kulon, Kec. Karawang Bar., Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41311 dengan nomor telepon 0823-2222-8843.

Ingat Kambing Aqiqah, ingat Aqiqah Nurul Hayat.

Rabu, 26 Agustus 2020

ANTARA PURWAKARTA, PURWOKERTO DAN PUERTO RICO

Sejak kecil aku selalu overthinking terhadap sesuatu yang mungkin dianggap orang lain hal yang sepele, tapi bagiku jika jika itu hal yang aneh dan unik tentunya aku berpikir keras mencernanya di otakku. Seperti misalnya, dulu aku mengira merk mobil Chevrolete itu memiliki persamaan dengan mobil Mikrolet, bisa jadi Mikrolet berasal dari perusahaan GM (General Motor) yang menaungi merk mobil Chevrolete dan karena berada di Indonesia maka merk yang semula Microlete diubah menjadi Mikrolet. Tolong sampai jangan tertawa dulu, karena saat itu waktu usiaku masih bocah ingusan, aku memikirkan hal tersebut.

Eits, masih ada lagi selain itu. Ada juga antara Pecinan dan Japanan (nama daerah di Sidoarjo) apakah jika Pecinan daerah yang mayoritas memiliki banyak warga Cina, itu juga berlaku bagi Japanan mungkin banyak warga yang berasal dari Japan atau Jepang. Saya yakin diantara kalian pasti berpikir ini hal bodoh, tapi bagiku tidak.

Nah kali ini aku akan membagi tulisanku yang berisi dari pemikiran keras tentang apa perbedaan antara Purwakarta, Purwokerto dan Puerto Rico. Mungkin bagi kalian ya jelas beda, tapi bagiku ini adalah hal yang uni dan cukup seru jika dibahas.

PUERTO RICO

Puerto Rico adalah sebuah negara persemakmuran Amerika Serikat. Beda halnya dengan negara-negara bagian lain di benua Amerika, Puerto Rico tidak dianggap sebagai negara bagian. Sistem pemerintah Puerto Rico adalah dependensi presidensial, dimana presiden AS adalah pemimpin wilayah ini.

Dan berdasarkan konstitusi lokal yang disetujui pada tahun 1952 yang memungkinkan rakyat memilih gubernur untuk memimpin wilayahnya. Karena wilayahnya tak termasuk negara bagian Amerika, Puerto Rico tidak memiliki suara dalam kongres AS. Status politik Puerto Rico inilah yang cukup ambigu secara konsisten menjadi masalah perdebatan yang cukup signifikan.

Tingkat kemiskinan wilayah ini masih relatif lebih tinggi ketimbang wilayah negara bagian AS yang paling miskin sekalipun. Ekonominya ditunjang oleh industri seperti obat-obatan, tekstil, petrokimia dan elektronik juga oleh industri jasa seperti keuangan,asuransi, real estate dan pariwisata.

PURWOKERTO

Menyandang julukan sebagai kota pelajar di Jawa Tengah, tidak salah jika banyak pendatang yang memilih melanjutkan studinya ke perguruan tinggi favorit di kota ini. Selain julukan tersebut, masih banyak julukan lain yang disandang kota ini. Dari kota wisata, kota kripik, kota transit, sampai kota pensiunan karena begitu banyaknya pejabat-pejabat negara yang pensiun dan akhirnya menetap di kota ini.

Letak geografisnya yang tepat berada di bawah kaki Gunung Slamet, membuat Purwokerto mempunyai udara yang cukup sejuk dan masih segar. Purwokerto juga kental dengan budaya dan sejarah yang masih dilestarikan hingga saat ini. Dilengkapi dengan sederet tempat wisata yang menawarkan keindahan alam, kota ini menjadi semakin menarik untuk disinggahi.

Purwokerto bukan merupakan kota industri maupun perdagangan. Sampai saat ini, aktivitas industri amat jarang ditemukan di Purwokerto, padahal Purwokerto merupakan daerah potensial yang sangat strategis di Jawa Tengah untuk melakukan investasi dalam bidang Industri selain dari lahan yang masih luas, akses menuju kota-kota besar lainnya yang mudah, juga tenaga kerja profesional yang masih banyak.

PURWAKARTA

Jika Purwokerto berada di Jawa Tengah, maka Purwakarta berada di Provinsi Jawa Barat. Ibu kota Kabupaten Purwakarta berjarak kurang lebih 80 km sebelah tenggara Jakarta.

Purwakarta dikenal sebagai tempat kelahiran beberapa negarawan dan pemimpin besar asal Jawa Barat pada masa awal pendirian Republik Indonesia. Diantaranya adalah pahlawan nasional Kusumah Atmaja (Ketua pertama Mahkamah Agung Republik Indonesia) dan Ipik Gandamana (Bupati pertama Kabupaten Bogor, Gubernur Jawa Barat, dan Menteri Dalam Negeri).

Jika ingat kota Purwakarta, langsung di ingatanku terlintas tempat wisatanya yang terkenal yaitu waduk Jatiluhur, sumber air Ciracas dan gua Jepang. Kalau urusan kuliner, hmm jelas sate Maranggi yang terkenal dengan cita rasa unik-asam, manis, pedas.

Jika mengingat-ingat Purwakarta, saya juga kembali teringat tentang AQIQAH PURWAKARTA, karena ini juga termasuk salah satu cabang baru dari Aqiqah Nurul Hayat. AQIQAH PURWAKARTA berada di wilayah yang cukup strategis sehingga diharapkan AQIQAH PURWAKARTA menjadi rujukan utama masyarakat yang ingin mencari paket aqiqah dan harga kambing aqiqah 2020.

AQIQAH PURWAKARTA
Jalan RE. Martadinata Gg. Rusa I No. 9 Nagri Tengah Purwakarta WA 087853000101


Selasa, 25 Agustus 2020

FITRI TROPICA, HIJAB DAN AQIQAH CIMAHI

Tepukan lembut teman sebelah membangunkanku dari lamunan panjang di depan layar moitor. Tidak terasa, jarum jam menunjukkan pada angka 12 tepat. Ternyata aku sudah melewatkan waktu sholat Dhuhur berjamaah bersama teman-teman. “Hei Jar, kamu nggak sholat?” Tanya Adit. “Hehe iya, kelupaan nih” Jawabku sambil meringis malu

Aku pun beranjak dari kursi kantor yang empuk menuju kamar mandi yang letaknya mungkin 2 meter dari meja kerjaku. Keran aku putar perlahan, kucuran air deras membasahi sebagian celanaku yang berwarna putih saat itu. Aku lupa menggulung celana, akibatnya terlihatlah bekas air di area bawah celana. Setelah aku gulung, kemudian aku melakukan kegiatan wudhu seperti biasanya, membasuh tangan, berkumur sampai terakhir membasuh sela-sela jari kaki.

“Waah segarnya” Ucapku dalam hati

Suasana siang saat itu memang paling enak jika terkena cipratan air, rasanya dingin merasuk di seluruh pori-pori kulitku yang berminyak. Aku mengambil sajadah yang sudah dilampirkan teman-teman yang sudah sholat Dhuhur sebelumnya. Gerakan demi gerakan aku lakukan, dan setelah berucap salam, aku melanjutkan berdzikir dan berdoa sambil menengadakan kedua tangan.

Seperti layaknya anak muda pada umumnya, setelah sholat aku pun mengambil Handphone merk Samsungku dan mulai berselancar di ramainya dunia maya. Facebook yang aku pilih sebagai tambatan hatiku untuk berselancar. Scroll demi scroll aku lakukan, dari video lucu ibu-ibu jatuh tertimpa palang kereta api, sampai video anak bayi menangis karena ditakut-takuti oleh ayahnya. “Hahahaha!” Tawaku kencang. Tapi jariku berhenti dipostingan sebuah portal berita yang berjudul Fitri Tropica memutuskan berhijrah. “Masya Allah!” Ucapku dalam hati. Fitri Tropica adalah salah satu artis favoritku, selain lucu dia juga memiliki karakter yang bersemangat dan berapi-api. Mirip sekali dengan kepribadianku sekarang ini hehe.

Aku pun meng-klik portal berita tersebut. Simbol loading berputar cukup lama, memang handphone-ku memiliki spesifikasi yang termasuk dalam kategori kentang. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya berita itu pun bisa aku cermati.

Sebelum Putuskan Berhijab, Fitri Tropica Ketakutan dan Gelisah

Sempat takut dan gelisah mengenai nasib karier di dunia hiburan pasca berhijab, Fitrop langsung merasa tenang mendapatkan wejangan dan dukungan dari suaminya, Irvan.

“Aku kayanya udah mau berhijab. Tapi gak tau kenapa aku kok ada perasaan takut, cemas was-was sama gelisah gini ya,” curhat Fitri Tropica pada suami.

“Aku udah liat sih kamu bakal ngomong gitu, bagus Alhamdulillah aku seneng. Takut kenapa? Yang pake hijab cakep-cakep aja kok! Kalo takut soal rezeki jangan khawatir. Kapan pun kamu mantap, langsung pakai hijabnya. Apa pun yang terjadi kita hadapin sama-sama,” jawab suami Fitri Tropica.

Masya Allah, aku pun juga ikut bergembira saat membaca kata demi kata di berita ini. Lalu bola mataku tertuju pada artikel lain yang menuliskan Fitri Tropica menikah di kota kelahirannya di Cimahi. Oh.. ternyata aku baru tahu kalau Fitri Tropica berasal dari kota Cimahi.

Fitri Tropica bakal menikah dengan Irvan Hanafi pada 14 September mendatang di Cimahi, Jawa Barat. Menurut Fitri Tropica, dirinya memang sengaja pilih tempat tersebut karena ingin memenuhi keinginan sang ayah, Djumhawan. "Ini kan rumah masa kecil. Bapak pengen sekali seumur hidup rumah ibaratnya ramai," ujar Fitrop, sapaan akrabnya.



Masya Allah bukan kebetulan kalau mengingat nama kota Cimahi, aku menjadi teringat saat di kantor aku mengerjakan tugas mendesain banner untuk iklan Aqiqah Cimahi. Aqiqah Nurul Hayat yang sudah kita ketahui memiliki 20 lebih cabang di kota besar yang tersebar di seluruh Indonesia. Kembali mengembangkan sayapnya dengan membuka cabang kesekiannya. Dan kota Cimahi lah yang menjadi pilihan untuk penempatannya. Cimahi termasuk kota yang cukup ramai dan terletak di tengah provinsi Jawa Barat, sehingga diharapkan Aqiqah Cimahi bisa lebih cepat dikenal masyarakat sekitar disana.

Waduh sudah tidak menyangka, celotehanku semakin kemana-mana, di awal membahas Fitri Tropica yang memutuskan berhijrah menjadi membahas Aqiqah Cimahi hehe. Ya sudah kalau begitu, cukup sekian tulisan dariku, jika kamu berada di kota Cimahi dan sudah memiliki buah hati atau saudaramu ingin mencari Jasa Aqiqah Cimahi dan Kambing Aqiqah, tidak usah sungkan-sungkan langsung saja ke Aqiqah Cimahi.

Senin, 24 Agustus 2020

ADA AQIQAH BARU DI TASIKMALAYA

Kukuruyuk!!! Suara kokokan ayam jago dari kejauhan memecah sepinya malam. Dering ringtone khas handphone Smartphone merk Samsung berbunyi keras membangunkan dari alam mimpi. Mata sangat berat untuk terjaga, tangan meraba-raba didalam kegelapan mencari handphone yang tersembunyi dibalik bantal. Jam di handphone menunjukkan pukul 04.00 WIB, adzan Shubuh pun berkumandang dari mushola sebelah rumah. Kaki pun dilangkahkan beranjak meninggalkan kasur empuk dan menuju dunia yang keras. “Hoam... Masih ngantuk sekali” Ucapku

Handuk pun aku ambil dari tiang jemuran, pintu kamar mandi pun aku buka pelan. Derasnya air dingin merasuk hingga tulang belulangku, jutaan syaraf di sekujur tubuh seperti menyala kembali.

“Brr... Dinginnya!!” Teriakku dalam hati

Cidukan air demi cidukan aku lakukan sambil menahan dinginnya air yang sudah membasuhi ujung rambut hingga jempol kakiku. Rasanya aku harus sudah menyudahi aktivitas mandiku yang menyiksaku ini. Akhirnya aku mengakhiri mandi ini dengan mengambil handuk dan segera berlari menuju kamar untuk berpakaian.

Baju kemeja dan celana aku pakai, tidak lupa aku pakai peci dan minyak wangi. Karena ini sudah saatnya sholat Shubuh. Di tengah musim Pandemi seperti sekarang ini, aku masih belum berani untuk sholat Shubuh di masjid, jadi jangan salahkan aku jika sholat Shubuh di rumah ya hehe...

Selesai sholat aku mengambil nasi di dalam Magic Jar yang sudah disiapkan oleh istri tercinta sebelumnya. Nasi pulen dengan kepulan asap hangat menyelamatkan aku dari dinginnya air kamar mandi di kegiatan sebelumnya.

Ringtone Whatsapp kembali berbunyi, aku buka handphoneku sambil mengunyah menu sarapan pagi itu. Ternyata ada pesan masuk, “Request desain banner pohon Aqiqah Tasikmalaya

Oh ternyata request desain dari kawan cabang yang ingin minta dibuatkan desain banner pohon untuk Aqiqah Tasikmalaya yang baru hadir disana. For Your Information, Aqiqah Nurul Hayat yang sudah memiliki lebih dari 20 cabang di seluruh Indonesia, kembali membuka cabang lagi di kota Tasikmalaya.

“Baik mas, nanti ya kalau sudah sampai kantor akan saya garap” Jawab membalas chat di Whatsapp

Setelah pamit dan menciup kening istri dan anak, aku pun menyalakan mesin motor lamaku dan melesat menuju kantor Nurul Hayat. Kemacetan demi kemacetan aku lalui dengan santai, karena aku menyukai perjalanan bersepeda motot sambil menyaksikan bermacam perilaku manusia di jalanan.

Ada yang mengebut tergesa-gesa. Ada yang marah-marah karena disenggol motor lain. Ada ibu-ibu yang ingin belok kiri tapi memberi aba-aba lampu ke kanan dan lain sebagainya. Hmm, perilaku-perilaku ini lah yang membuatku bersemangat berangkat ke kantor.

Sampai kantor, aku langsung mencuci tangan dengan hand sanitizer dan lalu menempelkan jari jempol ke atas mesin finger print. Alhamdulillah tidak terlambat kataku dalam hati. Langsung aku menuju lantai 3 letak kantorku berada.

Tombol power aku nyalakan, sambil menunggu layar monitor menyala. Aku mengambil segelas air dari mesin dispenser di dapur yang terletak di belakang ruang kerja. Aku pun mencari artikel tentang Aqiqah Nurul Hayat Tasikmalaya, Aqiqah Murah Tasikmalaya dan Kambing Aqiqah. Wow ternyata banyak sekali artikel tentang Aqiqah Nurul Hayat di Internet. Ini menunjukkan bahwa Aqiqah Nurul Hayat sangat dikenal baik oleh masyarakat Indonesia. Artikel demi artikel aku kumpulkan untuk membantu mendapatkan ide mengerjakan desain.


Desain cantik pun akhirnya selesai, setelah selesai di save, file desain pun saya tunjukan ke kawan cabang yang sudah request. “Wah bagus sekali mas desainnya, terima kasih” Kata perequest

Hari itu selesai lah satu desain banner pohon Aqiqah Nurul Hayat Tasikmalaya, aku pun melanjutkan aktivitas pekerjaan mendesain lain. Dan hari itu pun aku lalui dengan bahagia sampai jam kantor usai. Kawan-kawan pembaca siapa disini yang tinggal di Tasikmalaya dan sekitarnya? Mungkin jika kalian ada disana? Jangan lupa mengabari aku ya? Dan kalau kamu atau keluargamu ada yang ingin  melangsungkan perhelatan Aqiqah silakan kunjungi kantor cabang Aqiqah disana, di alamat Jalan Asrama Nyantong No 3. Kahuripan Kecamatan Tawang kota Tasikmalaya.