Tok...tok....
“Assalamualaikum Mas Fajar” Ucap Bu Yulia dari balik pintu
“Waalaikumsalam” Jawabku
“Mas Fajar ini saya ada lebihan buah kiriman dari saudara” Kata Bu Yulia
“Alhamdulillah, terima kasih” Jawabku lagi
Buah itu berada didalam kresek berwarna hitam legam. Aku
penasaran buah apakah ini, dari beratnya mungkin ini sejenis Melon atau
Semangka. Tapi dari bentuknya yang agak meruncing, mungkinkah ini buah Nangka
atau...
Saat aku membuka bungkusan plastik dengan perlahan, aku
kaget dan terperanjat bukan main. Ternyata yang takutkan menjadi kenyataan. Bau
semerbak khas langsung menyelimuti seluruh rumah. Rasanya aku ingin pingsan
saat itu juga. Apakah kalian bisa menebaknya? Ya! Itu buah Durian. Salah satu
buah yang aku anggap paling berbahaya dan mengerikan dalam hidupku. Kenapa
seperti itu? Karena aku sangat tidak menyukainya. Baik dari rasa maupun
aromanya. Tapi berbeda dengan istriku, buah durian termasuk buah kesukaannya.
Aku tidak bisa membayangkan apa yang bisa membuat seorang manusia menyukai buah
itu.

Tiap melihat buah durian aku selalu teringat dengan berita
di social media yang saat itu viral. Tajuk berita bertuliskan “Heboh Durian
Harga 14 Juta” Durian itu bernama J-Queen, yang dibanderol dengan harga Rp 14
juta dan dipajang di Supermarket Plaza Asia di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Bagaimana bisa sebuah durian yang tampak seperti buah durian pada umumnya itu
bisa memiliki nilai seharga sepeda motor keluaran baru.
Menurut manajer Supermarket Plaza Asia, bapak Heriyawan
Tetan, durian jenis J-Queen itu merupakan jenis durian langka dan berkualitas
istimewa yang jarang berbuah. Durian J-Queen hanya berbuah tiga tahun sekali
dengan hasil panen tiap pohon tak lebih dari 20 buah. Wow! Ternyata itu yang
membuat durian ini bisa memiliki harga semahal itu
"Durian jenis J-Queen ini sudah beberapa kali
memenangkan kontes durian di Jawa Tengah. Meskipun ditanamnya di Kendal, Jawa
Tegah, tapi aslinya penemu jenis durian ini adalah anak muda asli orang Kota
Tasikmalaya," kata Hinhin Store Manager Plaza Asia Kota Tasikmalaya saat
dimintai keterangan oleh Kompas.
Memangnya ada yang mau membeli buah durian semahal itu?
Eits, jangan salah. Meski dibanderol dengan harga gila-gilaan, baru sehari saja
dua buah Durian J-Queen yang dipamerkan disana sudah laku terjual. Pembeli
sebagai pecinta durian, mengaku sangat penasaran dengan durian jenis J-Queen
yang harganya sampai belasan juta rupiah tersebut.
Dari fakta yang sudah disebutkan diatas, masih ada beberapa
fakta unik tentang durian ini.

Rasa Pahit & Manis Yang Seimbang
Jika kamu belum sempat mencicipi, kamu bisa membayangkan
deskripsi buah mahal satu ini. Katanya, durian J-Queen memiliki rasa pahit dan
manis yang seimbang seperti kombinasi mentega dan kacang. Wuih! Bisa
membayangkannya?
95% Tanpa Biji
Selain rasanya yang maNHtab, durian ini dagingnya sangat
tebal dan dijamin bikin ingin makan lagi dan lagi. Bagaimana tidak, kata Hinhin
sebagai Store Manager Plaza Asia kota Tasikmalaya, jika dihitung dengan
matematika Durian J-Queen memiliki ciri khas daging sebesar 95 persen tanpa
biji. Maka tak salah jika pemiliknya menjualnya dengan harga jor-joran.
Sering Memenangkan Kontes
Prestasi Durian J-Queen juga berkontribusi menyokong harga
jual di pasaran yang amat tinggi. Prestasi terakhir yang disabet durian mahal
ini adalah memenangkan kontes durian sehingga berhasil mengalahkan durian
Musang King andalan Malaysia.
Pemiliknya Orang Tasikmalaya
Ternyata, Durian J-Queen ini ditemukan oleh seorang A-King
alias Aka yang merupakan lulusan salah satu universitas di Yogyakarta. Meskipun
kuliah di Yogyakarta, Aka adalah warga Tasikmalaya.
Jika bicara tentang kota Tasikmalaya, tidak lupa aku dengan
Aqiqah Tasikmalaya. Ya! Salah satu cabang dari Aqiqah Nurul Hayat yang baru muncul
di kota ini memiliki banyak Paket Aqiqah Murah dengan harga yang bervariasi.
Jika kamu memiliki saudara atau mungkin kamu sendiri yang ingin mengadakan
acara aqiqah dan membutuhkan Paket Aqiqah Murah maka Layanan Aqiqah Tasikmalaya
adalah jawabannya. Jadi jangan sampai kelupaan ya. Aqiqah Tasikmalaya ya di
Nurul Hayat aja.